KABAR 121 :

Selamat Datang di Website Resmi KSR PMI Unit 121 Politeknik Negeri Ujung Pandang ||

Berita

Sinabung Masih Bergolak, Warga 15 Desa Harus Tetap Mengungsi

INFOKOM | Senin, 10 Februari 2014 - 22:35:43 WIB | dibaca: 856 pembaca

Jakarta-Aktivitas Gunung Sinabung masih cukup tinggi, kegempaan masih didominasi gempa hybrid yang mengindikasikan pertumbuhan kubah lava masih berlangsung. Potensi erupsi disertai awan panas masih ada, meski intensitasnya menurun. Sejak Sabtu 8 Februari 2014 terjadi 2 kali erupsi dan beberapa kali guguran.

"Status masih awas atau level IV, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pada radius 5 kilometer dari puncak kawah. Masa tanggap darurat diperpanjang hingga Sabtu 15 Februari 2014," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan turlisnya, Minggu (9/2/2014).

Menurut Sutopo, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan warga di 15 desa dan 2 dusun untuk tetap mengungsi. Desa-desa yang warganya harus tetap mengungsi itu adalah Desa Mardinding, Perbaji, Selandi, Sukameriah, Guru Kinayan, Gamber, Berastepu, Bekerah, Simacem, Sukanalu, Kuta Tonggal, Sigarang-garang, Kuta Rakyat, Kuta Gugung, Kuta Tengah, Dusun Sibintun, dan Dusun Lau Kawar.

"Di luar desa tersebut dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing dan beraktivitas di luar radius 5 kilometer dari kawah gunung," terang Sutopo.

Sutopo menambahkan, Kepala BNPB Syamsul Maarif menginstruksikan agar persiapan pemulangan pengungsi dilakukan dengan baik dan bertahap. Pengungsi dari 17 desa di luar radius 5 kilometer yang boleh pulang sesuai rekomendasi PVMBG dan keinginan pengungsi harus disiapkan baik.

"Bupati Karo agar mengumpulkan Kepala Desa dan memberikan arahan. Tahap pertama pemulangan akan dilakukan bagi 4 desa, yaitu Desa Batu Karang, Rimo Kayu, Cimbang, dan Ujung Payung. Para KK atau pria dewasa diharapkan membersihkan rumah dahulu. Setelah itu keluarganya akan difasilitasi kepulangannya," tutur dia.

Hingga saat ini, jumlah pengungsi mencapai 32.351 jiwa dari 9.991 kepala keluarga (KK), dan tersebar di 42 titik. Pengungsi berasal dari 32 desa dan 2 dusun. Kebutuhan dasar bagi pengungsi tercukupi dengan baik.

BNPB bersama Universitas Sumatera Utara (USU) dan Unimed juga menyelenggarakan bimbingan belajar bagi siswa SMP dan SMA menghadapi UN. "Kemendikbud telah memberikan bantuan peralatan sekolah, buku pelajaran dan Rp 19,23 milyar beasiswa bagi siswa SD, SMP, SMA, dan PT. Saat ini Disdik Karo sedang menyiapkan pendistribusian kepada siswa," ujar Sutopo.

 

 

Sumber: http://news.liputan6.com/










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)